Kamis, 17 September 2015

Makalah Pendek Big Bang Dunia dan Big Bang Surga



BIG BANG DUNIA
dan
BIG BANG SURGA
Oleh : Dr. H.M. Nasim Fauzi

           Mengenal alam semesta
           beserta isinya

Gambaran alam semesta berisi galaksi-galaksi
dan sebuah supernova yang sedang meledak
oleh seorang pelukis.

Garis tengah alam semesta adalah 14 milyar tahun cahaya atau 14 X 95 triliun km. Berisi 500 miliar galaksi, satu di antaranya adalah galaksi Bima Sakti atau Milky Way yang kita huni sekarang.

Galaksi

     Galaksi Bimasakti berisi 300.000 bintang yang sama dengan matahari kita. Bumi yang kita huni dan bulan merupakan bagian dari Tata Surya / Solar System. Solar = matahari.


Penciptaan Alam Semesta Dunia Secara Big Bang
(Dentuman Besar)
Sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu, Alloh Swt. menciptakan alam semesta yang kita huni sekarang ini, dari sebuah titik yang sangat panas dan padat, lalo meledak dan mengembang. Peristiwa ini disebut Big Bang (Dentuman Besar).
Teori Big Bang ini diajukan oleh Georges Lematre pada tahun 1927 berdasarkan Teori Relativitas Albert Einstein, dan dibuktikan kebenarannya oleh Edwin Hubble pada tahun 1929 dengan pengamatan galaksi yang sangat jauh.
Menurut Stephen Hawking sampai kini alam semesta ini masih terus mengembang hingga mencapai radius maksimum sebelum akhirnya mengalami Keruntuhan besar (Big Crunch) menuju singularitas yang kacau dan tak teratur.


BIG BANG (Dentuman Besar) dan
BIG CRUNCH (Keruntuhan Besar).
Sangkakala
Terompet atau sangkakala bentuknya seperti tanduk besar yang siap ditiup oleh malaikat Isrofil.
Dan ditiuplah sangkakala. Maka matilah semua yang ada di langit dan di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki oleh Alloh. (QS. Az-Zumar [39] : 68).
     Suara trompet itu juga menghancurkan seluruh isi langit. Sedang bumi masih tetap bundar, tetapi isinya kosong karena telah dimuntahkan. Isi bumi / magma ini oleh para malaikat dibawa keluar dari alam semesta dijadikan api neraka
Kemudian Malaikat Isrofil meniup sangkakala untuk kedua kalinya. Maka bangkitlah seluruh manusia dari dalam kubur. Setiap manusia didampingi oleh dua orang malaikat. Malaikat pertama membawa dua kitab berisi catatan amal baik dan amal buruk. Malaikat kedua membawa mereka terbang ke Padang Mahsyar yang konon ada di Palestina. Keadaan Padang Mahsyar waktu itu gelap gulita karena matahari, bulan dan bintang sinarnya sudah padam. Baru setelah Alloh Swt. menyatakan diri-Nya, padang mahsyar itu menjadi terang benderang.
Selanjutnya Alloh Swt mengadili (menghisab) seluruh manusia, jin, setan dan iblis, serta menimbang amal baik dan amal buruk di mizan.
Iblis serta semua pengikutnya, bersama orang kafir dan musyrik langsung dimasukkan ke dalam neraka.



Kemudian Alloh Swt. membentangkan shiroth di atas neraka. Kaum yang beriman dan munafik oleh Alloh Swt. ditempatkan di Shiroth dalam keadaan gelap gulita. Semua orang diberi cahaya yang terangnya sesuai dengan amal baiknya masing-masing. Dengan diterangi sinar itu mereka menyeberangi shiroth. Karena jalannya kurang terang maka semua orang munafik dan sebagian dari orang yang beriman jatuh ke dalam neraka jahanam.
Setelah semua orang meninggalkan padang mahsyar di bumi, (karena tidak diperlukan lagi bagi manusia), maka langit dan bumi digulung oleh Alloh Swt. dalam bentuk Big Crunch (Keruntuhan Besar). Langit dan Bumi Dunia ini memang sengaja diciptakan Alloh Swt. untuk ditempati oleh manusia dan jin.
Penciptaan Alam Semesta Sorga Secara Big Bang
(Dentuman Besar)
Bekas tempat Alam Semesta Dunia yang kosong ini dipakai Alloh Swt. untuk tempat Sorga, yang juga diciptakan secara Big Bang (Big Bang ke-2).



Dengan membaca semua uraian di atas maka dapatlah kita fahami arti ayat Al Qur-an berikut ini.
(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas (Big Crunch). Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama (menciptakan alam semesta dunia secara “Big Bang’), begitulah Kami akan mengulanginya (menciptakan alam semesta sorga juga secara “Big bang’’). Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.“ (QS. Al-Anbiya [21] :104).
Sama halnya dengan alam semesta dunia, (alam semesta) surga juga terdiri dari galaksi-galaksi. Galaksi itu terdiri dari banyak Tata Ssurya, masing-masing terdiri dari sebuah matahari, sebuah bumi dan bulan serta planet-planet sorga (yang tidak bisa dihuni).
Bedanya adalah bila bumi dunia dihuni oleh bermilyard-milyard manusia, tetapi bumi sorga hanya dihuni oleh seorang mukmin sorga saja, bersama isteri-isteri bidadari dan ribuan pelayan sorga (Wildanun mukholladun).
     Para mukmin sorga yang jumlahnya berjuta-juta bahkan bermilyard-milyard itu masing-masing menghuni satu bumi surga pada galaksi-galaksi yang terpisah. Beberapa mukmin sorga bahkan diberi Alloh Swt. dua sampai empat (bumi) sorga yang terletak di galaksi yang berbeda. Bumi-bumi sorga itu mereka kunjungi dengan pesawat buatan Alloh Swt. yang sangat cepat lewat Lubang Cacing (Worm Hole) sehingga seketika itu juga bisa sampai di bumi surga tujuannya.
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi. Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya (= bumi). (QS. Ar-Rohman [55]: 46, 62, 64).

Jember, 17 September 2015

Dr. H.M. Nasim Fauzi
Jl. Gajah Mada 118
Tilp. (0331) 481127
Jember.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar