Rabu, 01 Juni 2016

Makalah pendek Filosofi Zakat



 FILOSOFI ZAKAT :
ALLOH MENCIPTAKANMU
DAN MEMBERIMU
MAKANAN (RIZQI)

Oleh : Dr. H. M. Nasim Fauzi
Sejarah penciptaan makanan di bumi
Lebih dari 12 milyard tahun yang lalu Alloh Swt. menciptakan alam semesta secara Big Bang
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? (QS. Al-Anbiya [21]:30).
Awalnya Alloh menciptakan bumi dalam 2 masa
"Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam 2 masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Robb semesta alam. (QS. Fushilat [41]: 9).
Bagian dalam bumi ada dalam bentuk magma yang panas. Sedang kulitnya terapung di atas magma sebagai bakal benua-benua yang luas (Pangea).
Belum ada lautan dan udara. Sehingga belum ada makhluk hidup yang terbuat dari unsur-unsur CHONSP. (C = Carbon, H = Hy-drogen, O = Oxygen, S = Sulphur,dan P = Phophor).
Kemudian Alloh memisah-misah Pangea itu menjadi 5 benua, menciptakan gunung-gunung, lautan dan udara. Maka kini siaplah bumi dengan unsur-unsur penciptaan makhluk hidup yaitu makanan.
Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar (bakal) makanan-makanan (penghuni)nya dalam 4 masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. (QS. Fushilat [41]: 10).
Ternyata pembuatan bakal makanan yang 4 masa itu lebih lama daripada pembuatan bumi itu sendiri yang 2 masa (jumlah 6 masa).
Bersamaan dengan itu itu Alloh juga menciptakan langit berupa gas
Sementara itu (tsumma) Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap / gas.
Bumi purba ini lalu digabung dengan langit purba
Lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintahKu dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati". (QS. Fushilat [41]: 11].
Lalu dibentukNya 7 langit dalam 2 masa
Maka Dia menjadikan 7 langit dalam 2 masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS. Fushilat [41]: 12).
Langit adalah semua benda yang terletak di atas kita, termasuk matahari yang terdiri dari gas Hydrogen (H) dan Helium (He) dan mengeluarkan sinarnya sebagai sumber energi bagi planet bumi.
Pada masa ke 7 Alloh menciptakan makhluk hidup (nabati dan hewani) serta keperluan hidup dan makanan (rizqi)nya
Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) mahluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki (makanan) kepadanya. (QS. Al-Hijr [15]:20).
Semua hewan diberiNya makanan (rizqi)
Dan tidak suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allohlah yang memberi rezki (makanan)nya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (lauh mahfuzh. (QS. Hud [11]:6).
Dengan air (H2O) dihidupkannya tanah kering dan tumbuh-tumbuhan
9. Dan kami turunkan dari langit air yang banyak manfa'atnya lalu kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam. 
10. Dan pohon kurma yang tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun.
11. Untuk menjadi rezki (makanan) bagi hamba-hamba (kami). Dan kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan. (QS. Qoof [50]:9-11).
Alloh menciptakan binatang ternak untuk dipekerjakan dan dimakan
Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezeki (makanan) yang telah diberikan Alloh kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. Al-An'aam [6] :142).
Manusia dimuliakan di atas makhluk-makhluk lain di bumi, pada makanannya dan diperjalankanNya ke seluruh bumi
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezki (makanan) dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (QS. Al Isro' [17]:70).
Banyak binatang yang tidak bisa mengusahakan makanannya sendiri
Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezki (makanan)nya sendiri. Allohlah yang memberi rezki (makanan) kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Ankabut [ 29] :60). .
Selain makanan, Alloh Swt. mengaruniai kita dengan jodoh dan keturunan
Alloh menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu dan memberimu rezki (makanan) dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Alloh?" (An-Nahl [16]:72). 
Alloh memberikan makanan (rizqi) kepada manusia tidak merata, ada yang dilapangkan (kaya), dan ada yang disempitkan (miskin)
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Alloh melapangkan rezki (makanan) bagi siapa yang dikehendakiNya dan Dia (pula) yang menyempitkan rezki (makanan) itu, sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Alloh) bagi kaum yang beriman. (QS. Ar-Rum [30]:37).
Maka yang kaya (cukup makan) harus memberikan kelebihannya kepada yang miskin (kurang makan). Jangan sampai kedahuluan kematian
Maka berikanlah kepada kerabat yang terdekat akan haknya (makanan dan pakaian), demikian (pula) kepada fakir miskin dan orang-orang yang mencari keridoan Alloh; dan mereka itulah orang-orang beruntung. (QS. Ar-Rum [30]:387). 
. Dan nafkahkanlah (zakatkanlah) sebagian dari pada rezki  (makanan) yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; dan ia berkata: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, dengan sebab itu aku dapat bersedekah (zakat) dan aku termasuk orang-orang yang soleh?".(QS. Al-Munafiqun [63]:10).  
Makan dan minumlah tetapi jangan berlebihan (kekenyangan dan kegemukan)
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Alloh tidak suka orang yang berlebih-lebihan (QS. Al-A’roof [7]:31)
Kewajiban zakat panen itu tidak berat, karena jumlahnya hanya sedikit (5-10 %).
Demikian juga zakat fitrah (2,5 kg beras)
Apakah kemudhorotan bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Alloh dan hari kemudian dan menafkahkan (zakat) sebahagian rizki (makanan) yang telah diberikan Alloh kepada mereka ?  Dan adalah Alloh Maha Mengetahui keadaan mereka. (QS. An-Nisaa' [4] :39). 
Adapun sedekah, boleh diberikan oleh orang yang kaya atau miskin, baik terang-terangan atau sembunyi-sembunyi
Orang yang mampu hendaknya memberi nafkah menurut kemampuannya; dan orang yang disempitkan rezki (makanan)nya hendaklah memberi nafkah dari yang diberikan Alloh kepadanya; Alloh tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekadar) apa yang Alloh berikan kepadanya. Alloh kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. (QS. At-Tolaq [65]:7).
 Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: "Hendaklah mereka mendirikan sholat, menafkahkan (sedekah) sebagian rezki (makanan) yang kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.  (QS. Ibrohim [14] :31).
Mereka akan dimasukkan ke dalam surga dengan makanannya yang serba lezat
Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (makanan berupa buah-buahan dan daging burung serta minuman) yang mulia (di surga). (QS. Al-Anfaal [8] :4).
Di sorga mereka akan bertemu dengan familinya yang soleh-soleh
Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhoan Tuhannya, mendirikan sholat, dan menafkahkan (zakat dan sedekah) sebagian rezki (makanan) yang kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik).
23. (Yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang soleh dari bapak-bapaknya, isteri-isteri dan anak cucunya, sedang Malaikat-Malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu,
24. (Sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shobartum". Alangkah baiknya tempat kesudahan itu. (QS. Ar-Ro'd [12]:22-24). 
Bagi yang tak membayar zakat (kufur nikmat) akan disiksa
Dan Alloh telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteramrezki (makanan)nya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Alloh; karena itu Alloh merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat. (QS. An-Nahl [16]:112)  (Baca Makalah musibah hama)

Jember 30 Mei 2016

Dr. H. M. Nasim Fauzi
Jalan Gajah Mada 118
Tilpun (0331) 481127
Jember  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar