Jumat, 21 Agustus 2015

Makalah Pendek Hidup sesudah Mati



HIDUP sesudah MATI
Oleh : Dr. H. M. Nasim Fauzi
PENDAHULUAN
Alloh menciptakan bumi terdiri dari 93 element (unsur), matahari hanya dua unsur yaitu hidrogen dan helium, sedang supernova (badan langit yang paling rumit) terdiri dari tujuh unsur..
Maka bumi jauh lebih tahan terhadap goncangan hari kiamat dibanding badan-badan langit.
SANGKAKALA
Terompet atau sangkakala bentuknya seperti tanduk besar yang siap ditiup oleh malaikat Isrofil.
Dan ditiuplah sangkakala. Maka matilah semua yang ada di langit dan di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki oleh Alloh. (QS. Az-Zumar [39] : 68).
Tiupan ini akan menimpa seluruh alam dengan guncangan yang keras sehingga gunung-gunung menjadi rata, laut saling beradu, bintang bertabrakan, matahari digulung, lalu hilanglah cahaya seluruh benda-benda di alam semesta.
Sedang bumi karena tahan goncangan, tetap bundar, sedang permukaannya rata, namun dalamnya kosong.
1. Bila langit pecah belah
2. Karena menurut perintah Tuhannya, karena memang patut ia turut.
3. Dan bila bumi itu dipanjangkan (diratakan).
4. Ia keluarkan apa-apa yang terkandung di dalamnya, sehingga kosonglah ia.
5. Karena turut perintah Tuhannya, karena memang patut ia turut. (QS. Al-Insyiqoq [84] : 1-5).
 Bumi yang masih bundar itu diperlukan untuk tempat kebangkitan manusia sesuai dengan firman Alloh swt.
"Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. (QS. Al-A’rof [7] : 25)
HARI BERBANGKIT
Dan ditiuplah sangkakala (kedua), maka tiba-tiba mereka keluar dari kuburnya (menuju) ke Robb mereka. (QS. Yaa-siin [36] : 51).
Semua manusia yang dibangkitkan itu lalu dibawa malaikat ke padang mahsar yang terletak di satu tempat di bumi (mungkin di Palestina). Di situ semua manusia diadili oleh Alloh Swt.
Manusia dibangkitkan dalam keadaan telanjang kaki, tanpa pakaian dan tidak dikhitan.
Pada mulanya padang mahsar itu gelap gulita karena matahari telah padam. Kemudian Alloh Swt. menampakkan diri-Nya sehingga menjadi terang benderang.
AL-HASR (pengumpulan)
Al-Hasr adalah pengumpulan seluruh manusia dan jin pada hari kiamat untuk dihisab dan diambil keputusannya.
“Pada hari ketika mereka dibangkitkan Alloh semuanya, lalu diberitakan kepada mereka tentang yang telah mereka kerjakan. Alloh mengumpulkan (mencatat) perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Alloh Maha menyaksikan segala sesuatu.” (QS. Al-Mujadilah [58] : 6).
HISAB (perhitungan)
 “Maka demi Robbmu, pasti Kami akan menanyai mereka tentang yang telah mereka kerjakan dahulu.” (QS. Al-Hijr [15] : 92, 93)
“Dan ketika para hamba diberikan kitab-kitab mereka, maka dikatakan pada mereka: “Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan kepadamu dengan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa-apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Jatsiyah [45] : 25)
 “Dan kamu lihat tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya, Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Jatsiyah [45] : 28).
Yang pertama kali dihisab dari hak-hak Alloh pada seorang hamba adalah sholatnya, sedang yang pertama kali diadili di antara manusia adalah urusan darah.
Seorang hamba akan ditanya tentang empat hal : 1. Umur dan masa mudanya, 2. Hartanya, 3. Amalnya 4. Nikmat yang ia terima selama hidup di dunia.
MIZAN (timbangan)
Mizan adalah alat yang dipakai Alloh Swt. pada hari kiamat untuk menimbang amalan hamba-hamba-Nya.
 “Dan Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika amalan itu seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.”  (QS. Al-Anbiya [21] : 47).
NASIB MANUSIA SELANJUTNYA
 1. ORANG MUKMIN  Lalu orang-orang mukmin mengikuti Robb mereka, dan dibentangkanlah di muka mereka Ash-Shiroth dalam keadaan gelap gulita. Shiroth adalah jembatan yang dibentangkan di atas Neraka Jahanam untuk diseberangi orang-orang mukmin yang menuju jannah. Alloh memberi cahaya kepada orang-orang mukmin sesuai dengan kadar amalnya masing-masing. Mereka meniti Shiroth tersebut dengan cahaya tadi.
Ada yang melewati shiroth laksana kejapan mata dan ada yang seperti tiupan angin, ada yang terbang seperti burung dan ada yang menyerupai orang yang mengendarai kuda, ada yang selamat 100%, ada yang selamat dengan kondisi lecet-lecet, dan ada yang terpeleset jatuh ke neraka jahanam”. (HR. Bukhori dan Muslim).
2. ORANG MUNAFIK Sedang orang-orang munafik di Shiroth berjalan tanpa cahaya sehingga tidak tahu arah, maka mereka terjatuh ke dalam neraka.
“Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman.: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian cahayamu.” Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu dan carilah cahaya(mu) sendiri.”  Lalu diadakan di antara mereka dinding yang berpintu. Di dalamnya ada rohmat dan di luarnya ada siksa.” (QS. Al-Hadid [57] : 13)
3. ORANG KAFIR DAN MUSYRIK
“Dan orang-orang kafir digiring menuju ke neraka dengan berkelompok-kelompok. (QS. Az-Zumar [39] : 71).”
Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik, (dimasukkan) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (QS. Al-Bayyinah [98] : 6).
LANGIT (DAN BUMI) DIGULUNG
TEMPATNYA DIGANTI SURGA
Setelah semua orang meninggalkan padang mahsar di bumi maka langit (dan bumi) digulung oleh Alloh Swt.
(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama (menciptakan langit dan bumi dunia), begitulah Kami akan mengulanginya (menciptakan langit dan bumi surga). Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya. (QS. Al-Anbiya [21] : 104).
Waktu pergantian itu orang mukmin dan munafik ditempatkan di Shiroth
(yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain (bumi dunia diganti bumi surga) dan (demikian pula) langit (langit dunia diganti langit sorga), dan mereka semua-nya berkumpul (di shiroth, lihat hadith di bawah) menghadap ke hadirot Alloh yang Maha Esa lagi Maha Perkasa(QS. Ibrohim [14] : 48). 
Aisyah istri Nabi berkata: “Aku bertanya, ‘Di manakah manusia pada waktu itu, ya Rosul Alloh ?’” Rosul menjawab, “Di atas Shiroth (jembatan).” (HR. Ahmad).
Maka di atas shiroth itu Alloh swt. menempatkan seluruh orang mukmin dan munafik yang jumlahnya berjuta-juta bahkan bermilyard-milyard.
NERAKA
MINUMAN DAN MAKANAN AHLI NERAKA: Minuman mereka adalah air panas yang dituangkan di atas kepala mereka, maka air panas itu menembus sampai rongga perut dan keluar dari telapak kaki mereka. Kemudian tubuhnya dikembalikan seperti sediakala. Sedang makanan mereka adalah Al-Ghislin (yang mengalir dari kulit ahli neraka seperti muntahan dan nanah).
BAHAN BAKAR NERAKA:
Terdiri dari manusia (orang-orang kafir dan musyrik) dan batu.
MAYORITAS AHLI NERAKA:
Orang yang masuk ke neraka lebih banyak daripada orang yang masuk jannah. 
AL-A’ROF
Di dalam surat Al-A’rof diceritakan tentang adanya tebing Al-A’rof yang terletak di antara neraka dan surga
SURGA (Jannah)
Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga. Mereka kekal di dalamnya selama ada langit (surga) dan bumi (surga), kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain), sebagai karunia yang tiada putus-putusnya. (QS. Hud [11] : 108).
BANGUNANNYA, terbuat dari perak dan emas serta temboknya terbuat dari misk, dan kerikil-kerikilnya terdiri dari mutiara dan yakut serta debunya terbuat dari za’faron  Barangsiapa yang sholat (sunnah) 12 rokaat dalam sehari, maka Alloh akan membangunkan baginya sebuah bangunan di sorga.

    KEMAHNYA (GHUROF).  Di surga ada kemah berongga yang terbuat dari mutiara dan luasnya 60 X 60 mil 2 
       
      

Di dunia terdapat sebuah kemah yang besar, di Krausnick Jerman.
 Luasnya 6,7 km2  tinggimya 107 m
Kemah di surga jauh lebih besar.+ 1500 X luas kemah ini.

    SUNGAI-SUNGAINYA. Di surga terdapat sungai dari madu yang sangat jernih, sungai dari susu,dan sungai dari khomar yang tidak memabukkan, serta sungai dari air tawar yang segar rasanya.
Di sungai tersebut ada burung yang lehernya seperti leher unta (dagingnya sangat lezat).
Juga ada telaga Kautsar tempat para penghuni surga mandi di situ.
PARA PENGHUNI SURGA. Para penghuni surga mula-mula mandi di telaga Kautsar, sehingga menjadi mulus kulitnya, tampan wajahnya dan bercelak. Mereka senantiasa muda, serta indah pakaiannya. Golongan pertama yang masuk surga kelihatan seperti bulan purnama. Mereka tidak pernah kencing dan berak. Mereka tidak beringus dan meludah. Sisir mereka terbuat dari emas dan bejananya terbuat dari misk. Dan asapnya dari kemenyan.
Para mukminat surga juga ikut mandi di Telaga Kautsar itu, lalu berobah wujud menjadi seperti kaum mukmin surga, kemudian kawin dengan bidadari surga.
POHON-POHON. Pohon di surga kekal buahnya. Letaknya dekat dan rendah, buahnya berjuntai sehingga mudah dipetik.
WANITA (Bidadari) PENGHUNI SURGA. Tulang sumsum mereka kelihatan di belakang daging betisnya. Kerudungnya lebih baik dari dunia seisinya. Para bidadari ini diciptakan di surga, bukan dari wanita dunia.
PEMBANTU AHLI SURGA. Berbentuk anak kecil (wildanun mukholladun) yang tidak bertambah umurnya. Mereka seperti mutiara yang bertaburan. Jumlahnya sangat banyak dan tersebar di surga, untuk melayani kebutuhan tuannya yaitu para penghuni sorga.
Karena berupa anak kecil yang tidak berjenis kelamin, mereka tidak mungkin mengawini penghuni surga seperti yang diberitakan di beberapa Kitab Tafsir Al Qur-an.
MELIHAT WAJAH ALLOH SWT. Nikmat terbesar dari Alloh swt. bagi penduduk surga adalah melihat wajah Robbi ‘azza wa jalla.
Wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat. (QS. Al-Qiyamah [75] : 22, 23)

Jember, 19 Agustus 2015

Dr. H.M. Nasim Fauzi
Jl. Gajah Mada 118
Tlp. (0331) 481127

Jember

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar