Jumat, 06 November 2015

Makalah Pendek Di Dalam Al Qur-an Makna Rizqi Adalah Makanan



MAKNA RIZQI
DI DALAM ALQUR-AN
ADALAH MAKANAN

Oleh : Dr. H.M. Nasim Fauzi
Lanjutan makalah :
Menyatukan Tafsir Al Qur-an Dengan Cara Bertanya  Kepada Alloh Swt (MTA)
Pendahuluan
 Kata rezeki atau rejeki sering kita ucapkan dalam hidup sehari-hari. Yang artinya adalah penghasilan, kekayaan atau harta. Juga dalam doa-doa kita sering memohon rizqi yang barokah kepada Alloh Swt. Yang kita maksudkan adalah agar penghasilan kita meningkat sehingga harta kekayaan kita bertambah banyak.
Menurut ayahanda penulis rizqi diartikan makanan. Bila belum makan beliau katakan perut beliau belum kemasukan rizqi (makanan).
Di dalam Kitab-kitab Tafsir Al Qur-an kata rizqi mempunyai bermacam-macam makna.
Sebagaimana telah dibahas dalam makalah MTA, kita akan menanyakan makna rizqi itu kepada Alloh Swt.
Cara Bertanya Kepada Alloh Swt.
MTA 1. Kata yang kita tanyakan maknanya kepada Alloh Swt adalah kata rizqi.
MTA 2. Makna kata rizqi itu kita cari di dalam Kamus dan Ensiklopedi Al Qur-an sebagai berikut:

No.
Nama kamus / Ensiklopedia
Arti rizqi
04
Kamus Al-Qur’an, Drs. M. Zainul Arifin
Harta, karunia
05

Qamus Al-Quran, Abdul Qadir Hasan
Rizqi, pemberian,  makanan
06
Ensiklopedi Al-Qur’an, Prof. M. Dawam Rahardjo
Penghasilan, keuntungan, kebutuhan, penghidupan, hak milik, laba, akumulasi modal.
07.
Ensiklopedia Al-Qur’an, Prof. Dr. M. Quraisy Shihab, MA
Pemberian dalam bentuk makanan,  kekuasaan dan ilmu pengetahuan
 Dari kamus dan ensiklopedia Al Qur-an di atas kita bisa menggolongkan arti rizqi menjadi dua:
 1. Rizqi ditafsirkan sebagai materi yaitu: karunia/ pemberian, harta/hak milik, nafkah/ penghasil-an/ pencaharian/tunjangan, yaitu pada semua kamus/ ensiklopedia.
 2. Rizqi ditafsirkan sebagai makanan, yaitu pada Qamus Al-Quran, Abdul Qadir Hasan dan Ensiklopedia Al-Qur’an, Prof. Dr. M. Quraisy Shihab MA.
Sesuai dengan makalah MTA, bahwa setiap kata di dalam Al Qur-an hanya mempunyai satu makna maka kita misalkan memilih makna rizqi adalah makanan.
MTA 3. Ayat-ayat Al Qur-an yang mengandung kata rizqi kita carii dengan menggunakan Buku-buku
a. Indeks Al-Qur’an, Sukmajaya dan Rosy Yusuf
b. Indeks  Al-Qur’an, N.A. Baiquni dkk.
c. Konkordansi Qur’an, Ali Audah
Penulis menemukan ada 97 kata rizqi di dalam Al Qur-an sebagai berikut :

No.
Ayat
No.
Ayat
No.
Ayat
No.
Ayat
01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
[2]:3
[2]:22
[2]:25
[2]:57
[2]:60
[2]:172
[2]:233
[2]:254
[3]:37
[4]:39
[5]:114
[6]:142
[7]:31
[7]:50
[7]:160
[8]:3
[8]:26
[8]:74
[10]:59
[10]:93
[11]:6
[11]:88
[12]:22
[13]:26
[14]:31
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
[14]:32
[15:20
[16]:56
[16]:67
[16]:71
[16]:71
[16]:71
[16]:72
[16]:73
[16]:75
[16]:75
[16]:112
[16]:114
[17]:30
[17]:70
[18]:19
[19]:62
[19]:62
[20]:80
[20]:131
[20]:132
[20]:132
[22]:34
[22]:35
[22]:50
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
68.
69.
70.
71.
72.
73.
74.
75.
[22]:58
[22]:58
[23]:72
[24]:26
[28]:54
[28]:57
[28]:58
[28]:82
[29]:17
[29]:17
[29]:60
[29]:60
[29]:62
[30]:37
[30]:37
[30]:40
[32]:16
[33]:31
[34]:4
[34]:15
[34]:36
[34]:39
[35]:29
[36]:47
[37]:40
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.
[38]:54
[39]:52
[40]:13
[40]:64
[42]:27
[42]:38
[45]:5
[45]:16
[50]:11
[51]:22
[51]:57
[51]:58
[40]:64
[56]:82
[62]:11
[63]:10
[65]:7
[65]:11
[67]:15
[67]:21
[67]:21
[89]:16
1
MTA 4. Kita masukkan makna kata rizqi adalah makan-an di dalam kurung di belakang kata rizqi tadi.
MTA 5. Kemudian dianalisa apakah makna kata rizqi  adalah makanan itu sesuai dengan keseluruhan  makna ayat.
Daftar 97 kata Rizqi itu secara lengkap ada di internet nasimfauzi@blogspot.com pada makalah Rizqi di dalam Al Qur-an Tidak Bermakna Kekayaan
Berhubung terbatasnya tempat maka dari 97 kata rizqi itu,  penulis hanya mengutip 10 ayat saja secara berurutan :
1. Q.S. Al Baqoroh [2] : 2.-5 Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, 3. (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghoib, yang mendirikan sholat, dan menafkahkan sebagian rizki (makanan)  yang kami anugerahkan kepada mereka.
Tafsirnya : Menafkahkan sebagian makanan yang dianugerahkan Alloh kepada mereka, kepada diri sendiri, isteri dan anak-anaknya, serta kepada orang lain yang memerlukan.
2. Q.S. Al Baqoroh [2] :22. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rizki (makanan)  untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Alloh, padahal kamu mengetahui. 
3. Q.S. Al Baqoroh [2] :25. Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki (makanan)  (buah-buahan dalam surga-surga itu), mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu". Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.
Tafsirnya : Di surga para penghuninya mendapat rizqi yaitu makanan berupa buah-buahan yang rupanya sama dengan buah-buahan sewaktu masih di dunia.
4. Q.S. Al Baqoroh [2] :57. Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu "manna" dan "salwa". Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami rizkikan kepadamu. Dan tidaklah mereka menganiaya diri mereka sendiri.
Tafsirnya : Setelah keluar dari Mesir, Nabi Musa, Nabi Harun beserta Bani Isroil sampai di gurun Sinai yang tidak ada makanan di situ. Alloh Swt menurunkan rizqi makanan berupa manna dan salwa. Manna adalah makanan manis, berwarna putih menempel di batu-batu dan daun-daun kayu. Rasanya enak dan manis seperti madu. Sedangkan salwa adalah burung putih sebesar puyuh. Terbang berbondong-bondong dan mudah ditangkap.
5. Q.S. Al Baqoroh [2] :60Dan (ingatlah), ketika Musa memo-hon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: "Pukullah batu itu dengan tongkatmu". Lalu memancarlah dari padanya dua belas mata airSungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat  minumnya (masing-masing).  Makan dan minumlah rezki (makanan) (yang diberikan) Alloh, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.
Tafsirnya: Lanjutan ayat sebelumnya. Selain rizqi maka-nan manna dan salwa, Alloh Swt memberikan mukjizat kepada Nabi Musa As yaitu, dengan tongkatnya untuk memukul batu, lalu memancarlah 12 mata air sebagai minuman bagi ke-12 suku Bani Isroil.
6. Q.S. Al Baqoroh [2] :172-173. Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki (makanan) yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Alloh, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. 173. Sesungguhnya Alloh hanya mengharom-kan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Alloh. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melam-paui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Tafsirnya : Alloh Swt. memerintahkan kepada kita hanya makan rizqi makanan yang baik-baik saja, tidak boleh yang harom yaitu bangkai, darah, daging babi, dan bina-tang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Alloh.
7. Q.S. Al Baqoroh [2] :233. Para ibu hendaklah  menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi  rezki (makanan) dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian.
Tafsirnya : Seorang ayah diwajibkan Alloh Swt. memberi rizqi (makanan) dan pakaian kepada isterinya dengan cara yang makruf sesuai dengan kadar kesanggupannya.
8. Q.S. Ali Imron [3] :37. Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nadzar) dengan penerimaan yang baik dan Alloh menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrob, ia dapati rizqi (makanan) di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Alloh. Sesungguhnya Alloh memberi rizqi (makanan) pada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
9. Q.S. An-Nisaa' [4] :39. Apakah kemudharatan bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebahagian  rizqi (makanan)  yang telah diberikan Allah kepada mereka? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka.
Tafsirnya: Menafkahkan sebagian makanan yang dianugerahkan Alloh kepada mereka, kepada diri sendiri, isteri dan anak-anaknya, serta kepada orang lain yang memerlukan.
10. Q.S. Al-Maaidah [5] :114. Isa putera Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan engkau. Beri rizqi (makanan)lah kami, dan engkaulah pemberi rizqi (makanan) yang paling utama.
Tafsirnya: Selanjutnya Alloh Swt. mengabulkan doa Nabi Isa As., menurunkan hidangan (Al-Maidah) berupa makanan dari langit untuk dinikmati beliau beserta murud-muridnya.
-----------------------------------------------------------------------------------
MTA 6.  Terbukti bahwa makna rizqi di dalam Al Qur-an adalah makanan.
-----------------------------------------------------------------------------------


Jember 6 Nopember 2015.

Dr. H.M. Nasim Fauzi
Jalan Gajah Mada 118
Tilpun (0331) 481127

Jember

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar