Rabu, 02 Maret 2016

Makalah Pendek Hakekat "Kemajuan" Barat



“KEMAJUAN” BARAT
TELAH MENIMBULKAN
PEMANASAN GLOBAL


Oleh : Dr. H.M. Nasim Fauzi

  1. Pendahuluan
    Kita biasa membagi negara-negara di dunia menjadi negara-negara “maju” dan negara-negara yang “sedang berkembang”. Semua negara yang sedang berkembang berusaha menyamai negara-negara maju dengan melaksanakan ”modernisasi”.
    Sementara itu kita mengetahui bahwa di bumi ini sedang terjadi pemanasan global dan kerusakan lingkungan hidup yang parah. Maka penulis menganalisa apa hubungan ”kemajuan” negara-negara Barat dengan kerusakan bumi ?
    Pengertian
     Yang dimaksud dengan Barat adalah negara-negara yang terletak di sebelah barat Asia yaitu negara-negara Eropa, negara limpahan dari Eropah yaitu Amerika Serikat,Kanada, Australia serta muridnya yaitu Jepang.
    Negara-negara Eropah yang menonjol adalah Italia, Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, Portugis, Belanda dan Belgia.
    Sejarah ”kemajuan” negara-negara Barat
    Abad ke-8 SM. - 404 SM. Kemajuan negara-negara Barat dimulai dari Negara Yunani kuno. Geografi Yunani yang bergunung-gunung menjadikan bangsa Yunani berkelompok dalam negara-negara kota (Polis). Ekonominya ditopang oleh ekonomi maritim dan perdagangan dengan Mesir, Pulau Sicilia, Siria dan Asia Kecil. Mereka menanam gandum. Kebudayaannya berdasarkan tulisan Pictograf dengan 88 simbol. Memakai sistem Kerajaan yang dibantu oleh Dewan Pemerintahan, Dewan Penatua (penduduk yang berumur lebih dari 60 tahun) serta Wakil-wakil penduduk kota. Ilmu pengetahuan, teknologi bangunan dan keseniannya sangat maju, melahirkan ahli-ahli filsafat yang pemikirannya dipakai sampai sekarang. Bidang-bidang yang ditekuni adalah : astronomi, etika dan kesusilaan, tata negara dan hukum, matematika dan ilmu ukur, ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan alam.
    Berakhirnya Kebudayaan Yunani
    356 SM - 323 SM, Perang saudara antara Sparta dan Athena di Peloponesos mengakhiri kebudayaan Yunani.
    Kaisar Iskandar Agung mewarisi Kebudayaan Yunani
    356 SM - 323 SM. Kebudayaan Yunani diwarisi oleh Kaisar Iskandar Agung dari Makedonia yang menyebarkan kebudayaan Yunani (Hellenisme) ke Mesir,  Mesopotamia, Persia dan India  dengan pusatnya di Iskandariah Mesir.
    Peran kerajaan Islam Timur dan Barat 
    661 – 1258 M. dan 756 – 1031 M. Kebudayaan Yunani ini dilanjutkan oleh kerajaan Islam Timur di Baghdad dan Kerajaan Islam Barat di Spanyol. Kemajuan Kerajaan-kerajaan Islam ini selaras dengan kitab Al Qur-an yang memerintahkan penyelidikan alam. Perintah ini mendorong terciptanya metode ilmiah yang didasarkan pada percobaan dan penemuan. Dalam bidang Ilmu kimia (alchemia) contohnya alkohol, ilmu kedokteran dan aljabar. Ilmu falak dan optik ditemukan dan dikembangkan oleh para sarjana Islam untuk menentukan arah kiblat dan kepentingan pelayaran. Kapal-kapal Arab berlayar sampai ke India, Indonesia dan negeri Cina (ingatlah cerita tentang Sinbad sang pelaut).
          Prinsip tidak ada pemaksaan dalam agama menjadikan umat Kristen bisa hidup tenang di Libanon, Yerusalem dan Mesir sampai sekarang. Sedang di Spanyol umat Yahudi diaspora (yang melarikan diri dari tentara Romawi) bersama dengan orang Islam mengembangkan kebudayaan Yunani. Banyak orang-orang Eropah yang beragama Kristen belajar kebudayaan Yunani di Cordoba Spanyol. Setelah pulang mereka memajukan negara masing-masing di Eropah.

    Renaissance / Kebangkitan kembali kebudayaan Yunani di Eropah
    Abad ke-14 – 17 M. Berlawanan dengan Kerajaan Islam yang maju karena didukung oleh Agama Islam, Negara-negara Eropah mengalami abad kegelapan karena berkuasanya gereja yang anti kemajuan di atas raja-raja Eropah. Masyarakat didasarkan atas feodalisme. Sepulangnya dari Spanyol, para pelajar Eropah itu membentuk kelas pedagang yang bebas, melepaskan diri dari kungkungan feodal dan gereja. Mereka menuntut pemisahan gereja dari urusan dunia (sekularisme). Mereka membuat kapal-kapal seperti orang-orang Arab di Spanyol sehingga menjadi masyarakat yang maju dan kaya, berdagang sampai ke India, Indonesia dan negeri Cina melewati ujung selatan Afrika.
    Jatuhnya Kerajaan Islam Barat dan Timur
    1258 M. dan 1491 M. “ Kemajuan” materi di Kerajaan Islam di Barat dan Timur menjadikan raja-raja Islam lengah dan meninggalkan perintah jihad. Akibatnya Kerajaan Islam di Barat jatuh ke tangan kerajaan Kristen. Umat Islam dan Yahudi dipaksa masuk agama Kristen atau dibunuh. Maka musnahlah kerajaan Islam di Spanyol sampai sekarang. Sedang di Timur Kerajaan Islam dihancurkan oleh Bangsa Barbar Mongol dan Turki. Setelah masuk Islam mereka menguasai Timur Tengah, Turki, Balkan dan India.
    Pengaruh Perang Salib terhadap Eropah
    1095 - 1291 M. Raja-raja Turki melarang orang-orang Kristen mengunjungi Yerusalem sehingga terjadilah 4 x Perang Salib. Perang yang dilakukan umat Kristen Eropah di Yerusalem tidak mengenal etika.
    Orang-orang Eropah membawa Kebudayaan Arab Islam yang maju untuk memajukan Budaya Eropah. Di bidang eko-nomi diperkenalkan sistem uang emas dan perak. Di bidang teknologi dikenalkan kompas dan teleskop untuk pelayaran serta kincir angin. Majunya perdagangan Barat dan Timur sampai ke India. Indonesia dan Negeri Cina.
    Penemuan senjata api di Eropah. Perkembangan Kapitalisme dan Imperialisme.

    Pada hakekatnya adalah penemuan perusak alam yang pertama

    Abad ke-9 M. Bubuk mesiu ditemukan di Cina, dibuat dari sendawa (KNO3) dan belerang. Teknologi ini lalu dikembangkan oleh  para ilmuwan Barat menjadi senjata api. Mula-mula dipakai oleh para pedagang untuk meruntuhkan kekuasaan kaum feodal. Sistem keuangan emas dan perak dan keuntungan perdagangan yang besar memungkinkan mereka menumpuk modal (kapitalisme). Penguasaan senjata api, modal yang besar dibantu oleh tentara kerajaan menjadikan kekuatan dan kekuasaan mereka tak tertandingi dibanding bangsa-bangsa lain di dunia.
    Abad ke-15 – Abad ke-20 M. Maka terjadilah masa imperialisme dan kolonialisme yang sangat mengerikan. Orang-orang Eropah menghancurkan bangsa-bangsa lain, binatang-binatang dan hutan-hutan di seluruh dunia. Perusak bumi yang sangat ganas.
    Bangsa Spanyol memusnahnya Kerajaan Indian Aztec dan Inca di Amerika
    1530 M. Penjajah Spanyol, Pizarro bersama 200 orang pasukannya yang bersenjata api, membantai raja dan  5.000 orang suku Indian Inca di Peru dalam 1 jam
    Kebudayaan Inca sangat maju di bidang teknologi pertanian dataran tinggi, benteng dan kuil yang berlapis emas. Semua dirampas dan dihancurkan oleh bangsa Spanyol.
    1485-1547 M. Penjajah bangsa Spanyol H. Cortez menaklukkan kerajaan Aztec di Meksiko yang dikuasai kaisar Montezuma. Kebudayaan Aztec sangat maju dalam bidang kesenian dan bangunan. Mereka membuat piramida. Semua itu dirampas dan dihancurkan oleh bangsa Spanyol dengan kejam.
    Revolusi Industri di Eropah Barat

    Pada hakekatnya revolusi industri adalah penemuanperusak alam yang kedua

    1750 – 1850 M. Dimulai dengan penemuan mesin uap oleh James Watt di Inggris. Dengan mesin ini manusia menciptakan alat-alat yang besar, kuat dan cepat. Namun, sebagai imbalannya mesin-mesin ini membutuhkan bahan bakar yang tak bisa dipenuhi oleh enerji yang dapat diperbarui yaitu kayu, air atau kincir angin. Melainkan bahan bakar yang berasal dari fosil (batu bara, minyak bumi dan gas) yang tak bisa diperbarui. Menguras mineral dari alam dengan cepat. Akibatnya terjadilah fenomena pemanasan global. Dari Inggris revolusi industri ini menyebar ke Eropah Barat, Amerika Utara dan Jepang.
    Imperialisme Kolonialisme Inggris
    Abad ke-18 – abad ke-20 M. Inggris atau Britania Raya adalah penjajah terbesar pada abad-abad yang lalu. Jajahannya ada di 5 benua.
    Penjajahan Inggris di Irlandia
    1300 - 1400 M.  Perbedaan agama (Inggris beragama Protestan Anglikan, Irlandia Katolik) membuat keduanya bermusuhan. Penduduk Irlandia ditekan, tanahnya dirampas, gandumnya oleh Inggris diekspor. Penduduk menanam kentang. Sewaktu panen gagal terjadi kelaparan, sehingga banyak yang pindah ke Amerika, mendirikan negara baru yaitu Amerika Serikat.
    Kerusakan alam oleh Amerika Serikat
    1775 – 1783 M. Perang antara penjajah Inggris dan Amerika Serikat dimenangkan oleh Amerika Serikat, sehingga mereka bisa dengan bebas merusak lingkungannya sendiri. Dengan senjata apinya yang hebat mereka telah membunuh 50 juta ekor bison, pembuhuhan hewan terbesar dalam sejarah. Mereka juga memusnahkan bangsa Indian dengan cara membunuh hewan-hewan ternaknya, kebun buah-buahan dan panen mereka sehingga bangsa Indian mati kelaparan.
    Penjajahan Inggris di India 
    1687 – 1947 M. Sebelum dijajah Inggris India adalah Negeri yang makmur. Pada tahun 1660 Bengala lebih kaya dari Mesir. Daerah ini mengekspor kapas dan sutera yang melimpah, beras, gula dan mentega. Swa sembada dalam gandum dan biji-bjian, sayur, macam-macam unggas dan ternak. Pada tahun 1757 Kota Bengala luas, penduduknya banyak, kekayaannya seperti kota London. Pendeknya toto tentrem kerto raharjo. Namun setelah dijajah Inggris (abad ke-20), sebagian besar tanah India menjadi gurun, lahan tidak ditanami, menjadi semak belukar, petani diperas, pemilik pabrik menekan, sering terjadi kelaparan dan jumlah penduduknya berkurang.
    Akibat dari imperialisme dan kolonialisme
    Akibat dari imperialisme dan kolonialisme adalah : swa sembada hancur, koloni tergantung pada pasar kapitalis dunia. Pertanian campuran untuk nafkah diganti oleh pertanian monokultur untuk ekspor (contoh di Indonesia ditanami kelapa sawit, kopi, karet, tebu dll.).
    Akibat dari industrialisasi di Barat.
    Ekonomi dikuasai oleh Perusahaan multinasional (contoh: Unilever, Nestle) yang saling bersaing untuk merebut pasar di seluruh dunia. Membuat produk sebanyak-banyaknya serta mencari keuntungan setinggi-tingginya tanpa peduli akan kelestarian lingkungan. Sedang penduduknya hidup tergesa-gesa dengan pedoman “time is money”, kerja sejak pagi sampai malam, menumpuk harta sebanyak-banyaknya.
    Pengurasan sumber daya alam di Dunia
    10 Negara Terboros Menghabiskan SDA
    1. Qatar, 2. Quwait, 3. Uni Emirat Arab, 4. Denmark, 5. AS,  6. Belgia, 7. Australia, 8. Kanada, 9. Belanda,10. Irlandia
    5 negara pemakai BBM terbesar di dunia adalah 1. AS, 2. Cina, 3. Jepang, 4. Rusia, 5. India.
    Satu orang Jerman selama hidupnya menghabiskan
    4 ekor sapi, 4 ekor domba, 12 ekor angsa, 37 ekor bebek, 46 ekor babi, 6 ekor kalkun, dan 945 ekor ayam, dipukul-rata sejumlah 1.097 ekor hewan. (Kotoran ternak adalah penyebab utama pemanasan global)
    Air sangat dibutuhkan di dunia, contoh :
    1 kg. gandum kering = 1.500 liter air
    1 liter susu = 4.000 liter air
    1 kg, daging = 20.000 - 60,000 liter air (perusak alam ke-1)
    1 mobil = 400.000 liter air (perusak alam ke-2)
    KESIMPULAN

    Negara-negara Barat, Cina dan Jepang adalah penyebab pemanasan global yang utama di dunia,
    Maka seharusnya kita tidak ikut-ikut merusak lingkungan.
    Jember, 1 Maret 2016

    Dr. H.M. Nasim Fauzi
    Jalan Gajah Mada 118
    Tilpun (0331) 481127
    Jember

1 komentar: