Sabtu, 09 Mei 2015

Tafsir kata Nafs di dalam Al Qur-an 01.



Menyatukan Arti Kata Nafs
di Dalam Al Qur-an

Oleh : dr. H.M. Nasim Fauzi

I. Pendahuluan

Arti kata nafs di dalam Al Qur-an telah dibahas dalam makalah-makalah sebelumnya di antaranya adalah dalam  : Paradigma Baru Teologi Perempuan, Komentar Terhadap Asal-usul Siti Hawa di dalam Tafsir Al-Manar, Penciptaan Manusia Pertama Di Dalam Al-Qur’an, Bioteknologi Manusia di Dalam Al Qur-an.

Kata nafs berasal dari bahasa Arob. Di dalam kamus Bahasa Arob dan Ensiklopedia bahasa Arob, kata nafs mempunyai beberapa arti.

Arti nafs di dalam Kamus Bahasa Arab dan Ensiklopedia.
Arti nafs dalam bahasa Arab dapat kita lihat di kamus-kamus dan ensiklopedia. Dalam beberapa kamus dan ensiklopedia yang penulis baca adalah sebagai berikut:
Nomor.
Nama kamus
Arti nafs
01.

02.
03.
Kamus saku Arab Inggeris Indonesia, Elias A Elias & Edward Elias
Kamus Arab, M Kasir Ibrahim
Kamus Arab Indonesia, Abdullah bin Nuh dan Oemar Bakri
Nafas, roh, jiwa, diri sendiri

Diri, jiwa
Nyawa, jiwa, pribadi, napas
04.
Qamus Al-Quran, Abdul Qadir Hasan
Jiwa, diri, orang, nafsu, roh
05.

06.

07
Ensiklopedi Al-Qur’an, Prof. M. Dawam Rahardjo
Ensiklopedia Al-Qur’an, Prof. Dr. M. Quraisy Shihab, MA
Ensiklopedia Al-Qur’an, H. Fachrudin Hs.
Nafsu. jiwa, pribadi, diri, hidup, hati/’jantung, pikiran
Nafas, hati / jantung, jenis, nafsu, jiwa, ruh, manusia lahir dan batin, diri
Nafsu

 

Semua arti kata nafs di atas berhubungan dengan bagian tubuh manusia.

Bila manusia diibaratkan dengan gelas, maka gelas adalah badannya, sedang air yang ada di dalam gelas adalah ruh atau nyawanya. Sedang nafs adalah gelasnya.

Bila manusia diibaratkan dengan mobil, maka mobil yang terdiri dari bodi, roda dan mesin adalah badan manusia. Semua itu adalah nafs. Sedang sopir yang mengendalikan adalah roh atau nyawanya.

Tubuh manusia dikendalikan oleh roh atau nyawa. Sedang badannya terdiri dari berbagai organ di antaranya otak yang terdiri dari fikiran dan jiwa, memori, insting, nafsu, qolb yang ada di dalam dada dan banyak lagi adalah nafs.

Arti kata nafs di dalam Kitab-kitab tafsir.

Demikian juga di dalam Kitab-kitab Tafsir Al-Qur’an, kata nafs mempunyai banyak arti di antaranya adalah di dalam Al Qur-an surat Al-Maidah [5]: 32 nafs berarti "jiwa", dalam surat Al-Fajr [89] 27 nafs berarti "nafsu", dalam surat Al-Ankabut [29]: 57 nafs berarti "nyawa/roh", bahkan dalam surat Asy-Syura [42]: 11 nafs menjadi asal-usul binatang.

Arti kata yang dipakai oleh Ahli Tafsir Al Quran yang satu tidak sama dengan arti kata yang dipakai oleh Ahli Tafsir Al Qur-an yang lain, bahkan kadang bisa bertentangan. Sehingga Tafsir Al Qur-an di dunia Islam tidak ada kepastian.
Padahal Alloh Swt. menyatakan bahwa tidak ada pertentangan di dalam Al Qur-an.
أَفَلاَ يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللّهِ لَوَجَدُواْ فِيهِ اخْتِلاَفًا كَثِيرًا
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an? Kalau kiranya Al Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS. An-Nisa' [4] : 82).

Pendapat Sayidina Ali R.a. tentang Bahasa Arob di dalam Al Qur-an

Diriwayatkan bahwa Sayyidina Ali Ra pernah mengingatkan bahwa:
 “Bisa jadi yang diturunkan Alloh sepintas terlihat serupa dengan ucapan manusia, padahal itu adalah ucapan (firman) Alloh sehingga pengertiannya tidak sama dengan pengertian yang ditarik dari ucapan manusia. Sebagaimana tidak satu pun dari makhluk-Nya yang sama dengan-Nya, demikian juga tidak serupa perbuatan Alloh dengan sesuatu pun dari perbuatan manusia. Firman Alloh adalah sifat-Nya, sedang ucapan manusia adalah perbuatan/aktivitas mereka. Karena itu juga jangan sampai engkau mempersamakan firman-Nya dengan ucapan manusia sehingga mengakibatkan engkau binasa dan tersesat/menyesatkan.
 Bila dalam Bahasa Arab bangsa Arob satu kata mempunyai beberapa arti yang menimbulkan multi tafsir atau perbedaan tafsir, maka sejogyanya pada Bahasa Arob Al Qur-an setiap katanya hanya mempunyai satu arti dan kesamaan tafsir.
II. Permasalahan
1. Mengapa seyogyanya setiap kata di dalam Bahasa Arob Al Qur-an hanya mempunyai satu arti.
2. Apa arti kata nafs di dalam al Qur-an
III. Jawaban / Pemecahan masalah
1. Mengingat bahwa di dunia ini Kitab Al Qur-an jumlahnya hanya satu, diciptakan oleh Alloh yang satu, diturunkan melalui malaikat yang satu yaitu Jibril, kepada Nabi yang satu yaitu Nabi Muhammad Saw. Maka makna kata-kata di dalam Al Qur-an seyogjanya hanya satu. Dimana makna kata-kata itu diciptakan oleh Alloh sendiri.
2. Apa arti kata nafs di dalam al Qur-an
Telah dibahas di atas bahwa tubuh manusia terdiri dari ruh atau nyawa dan nafs yang terdiri dari : terdiri dari berbagai organ di antaranya otak yang terdiri dari fikiran dan jiwa, memori, insting, nafsu, qolb yang ada di dalam dada dan banyak lagi.
Di dalam al-Qur’an terdapat 140 ayat yang menyebutkan nafs, dalam bentuk jama’nya nufus terdapat 2 ayat, dan dalam bentuk jama’ lainnya anfus terdapat 153 ayat. Berarti dalam al-Qur’an kata nafs disebutkan sebanyak 295 kali. Kata ini terdapat dalam 63 surat atau 55,26% dari seluruh jumlah surat yang terdapat dalam al-Qur’an, yang terbanyak dimuat dalam surat al-Baqarah (35 kali), Ali Imran (21 kali), al-Nisa’ (19 kali), al-An’am dan al-Taubah (masing-masing 17 kali, serta al-A’raf dan Yusuf (masing-masing 13 kali) yang semuanya mencakup 48 % dari frekuensinya penyebutan total.
Dalam penyebutan arti kata nafs pada setiap ayat Al-Qur-an, ditaruh di dalam kurung di belakang kata nafs. Semuanya hanya mempunyai satu arti.
Ayat-ayat itu adalah sebagai berikut :



Bersambung pada makalah berikutnya  ..........


Jember 9 Mei 2015

Dr. H.M. Nasim Fauzi
Jalan Gajah Mada 118
Tilpun (0331) 481127



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar